SEKILAS INFO
14-08-2020
  • 2 tahun yang lalu / 02 Mei 2018 Peringatan Isra Mi’Raj 2018
27
Mar 2018
0
Pentingnya Mengajarkan Al-Qur'an Kepada Anak-anak

Pendidikan Islam merupakan suatu sistem pendidikan yang memungkinkan seseorang dapat mengarahkan kehidupannya sesuai dengan cita-cita Islam, sehingga dengan mudah ia dapat membentuk hidupnya sesuai dengan ajaran Islam. Materi yang diajarkan di pendidikan Islam adalah materi tentang agama islam yang berupa Fiqh, Hdist dan salah satunya Al-Qur’an. Al-Qur’an merupakan sumber utama dalam hukum Islam. Mengajarkan Al-Qur’an merupakan mengajarkan orang-orang untuk membaca dan mempelajari dengan benar berdasarkan hukum tajwid. Mengajarkan ilmu-ilmu lain secara umum atau menyampaikan sebagian ilmu yang dimiliki kepada orang lain adalah perbuatan mulia dan mendapatkan pahala dari Allah, tentu mengajarkan Al-Qur’an merupakan perbuatan yang mulia.

 

Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya menjadi anak yang shalih dan shalihah. Salah satu yang wajib diajarakan kepada anak adalah segala hal tentang Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan pedoman hidup manusia. Mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak merupakan untuk dekat dengan pedoman hidupnya dan selalu dekat dengan Allah. Rasulullah saw. Pernah bersabda : “Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara : mencintai Nabimu, mencintai ahlul baitnya dan membaca Al-Qur’an karena orang-orang yang memelihara Al-Qur’an itu berada dalam lingkungan singasana Allah pada hari ketika tidak ada perlindungan-Nya, mereka beserta para nabi-Nya dan orang-orang suci.” (HR. Ath Thabrani).

 

Mengajarkan Al-Qur’an pada anak sejak kecil dapat membantu perkembangan dalam berpikirnya dalam mempelajari Al-Qur’an, apabila kegiatan ini dilakukan terus menerus akan menambah pengetahuan pada anak tentang Al-Qur’an, dengan cara menghafal, menulis dan mendengarkan bacaan Al-Qu’an. Dalam mengenalkan Al-Qur’an dapat dilakukan dengan perlihatkan Al-Qur’an kepada anak sebelum mereka mengenal buku-buku lain, apalagi buku-buku yang menarik seperti komik dan majalah. Mengenalakan Al-Qur’an juga bisa dilakukuan dengan mengenalkan terlebih dahulu huruf-hurufhijaiyyah, apabila itu dilakukan terus menerus akan membuat anak ingin mengetahuinya lebih jelas, sehingga bisa membantu mempelancar dalam mengenal Al-Qur’an. Mengajarkan Al-Qur’an pada anak tidak harus langsung tetapi juga dengan tahap-tahap yang menarik, agar anak tidak mempunyai rasa bosan dalam mempelajari Al-Qur’an, walaupun banyak kesulitan dalam mempelajari Al-Qur’an, terlebih dahulu menerangkannya agar anak paham dengan isi Al-Qur’an, dengan itu tidak akan membuat anak-anak kesulitan dalam mempelajarinya.

 

Mengajarkan Al-Qur’an bukan hanya mengenalkannya tetapi juga. Memperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an bisa dilakukan dengan langsung atau dengan cara memutarkan kaset agar anak bisa mendengarkannya dengan baik tanpa suatau halangan lainnya. Memperdengarkan Al-Qur’an dapat memudahkan anak untuk menghafalkannya, karena menghafalkan Al-Qur’an juga berawal dari mendengarkan, dengan itu tidak susah dalam mengajarkan Al-Qur’an pada anak, apabila kegiatan belajar Al-Qur’an ini dilakukan terus menerus akan membantu anak dalam mempelajari Al-Qur’an bahkan bisa menambah pengetahuan tentang bacaan-bacaan yang didengarkannya. Memperdengarkan Al-Qur’an bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja karena kegiatan ini sangat tidak sulit dalam megajarkan Al-Qur’an, bahkan kegiatan belajar ini sangat membantu dalam mempelajarinya, selain belajar juga bisa sebagai hiburan.

 

Selain memperdengarkan Al-Qur’an juga bisa dilakukan dengan menghafalkannya. Seperti sudah dijelaskan dalam mendengarkannya juga bisa membantu anak untuk menghafalkannya, selain mendengarkan anak juga dapat mengikuti alunan bacaan yang didengarkannya, bahkan bisa membantu anak dalam menirukan alunan yang didengarkan. Menghafalkan Al-Quran bisa dilakukan dari bacaan yang mudah seperti surat atau ayat yang pendek. Selain menghafal dengan mendengarkan juga dapat dilakukan dengan membaca terus menerus, Karena itu juga bisa membantu anak dalam menghafalkannya, bahkan ini dilakukan berulang-ulang sampai anak hafal diluar kepalanya. Apabila membaca ini dilakkuan terus menerus tidak akan membuat anak lupa bahkan bisa membantu anak mengingatnya, dengan itu anak akan mempelajarinya terus menerus sampai dia mengerti dan memahami. Belajar Al-Qur’an inilah yang dapat membantu anak bisa belajar Al-Qur’an. Kunci keberhasilan mengajarkan anak untuk menghafal Al-Qur’an, yaitu :

  1. Suasana senang dan membahagiakan akan membantu anak untuk mengingat hafalannya dalam waktu yang lam, dengan demikian anak akan berinteraksi dengan Al-Qur’an, dengan perasaan cinta dan keterkaitan terhadap Al-Qur’an.
  2. Mengajarkan anak untuk focus dan perhatian pada pendidiknya.
  3. Memberikan penjelasan pada anak-anak atas nilai-nilai yang terkandung dalam bacaan yang dihafalkannya, maka memori akan bekerja lebih eksis
  4. Ciptakan motivasi agar anak mempunyai semangat dalam menghafalkan Al-Qur’an.
  5. Mengenalkan hal-hal yang sulit dalam belajar sehingga tidak akan membuat anak susah dalam menghafalkanya.

 

Belajar Al-Qur’an tidak hanya dilakukan dengan anak-anak usia sekolah, remaja dan orang dewasa. Fungsi pendidikan Al-Qur’an terhadap perkembangan kognitif dan afektif anak secara umum ialah meningkatkan perkembangan moral anak dan kemampuan anak untuk mendengarkan dan menghafalakan ayat Al-Qur’an, sehingga secara tidak langsung hal tersebut akan mengembangkan daya ingatnya dan pemahamannya serta meningkatkan daya pikirnya untuk mampu memecahkan suatu persoalan yang dihadapi baik secara akademik dan non akademik, selain itu juga mendorong kepada anak-anak untuk mempelajari Al-Qur’an diantaranya :

  1. Untuk mendapatkan ridho Allah
  2. Untuk mendapatkan ketenangan hidup
  3. Orang yang menghafalkan Al-Qur’an dapat memberikan syafat bagi keluarganya
  4. Mendapatkan banyak kemuliaan dan pahala yang berlimpah.

 

Adapun prinsip-prinsip mengajarkan Al-Qur’an :

  1. Tidak boleh memaksa anak
  2. Lakukan dengan kegiatan yang meneyenangkan sehingga tidak membuat anak bosan
  3. Dimulai dari ayat-ayat yang mudah difahami
  4. Keteladanan dan motivasi kepada anak

 

Kemudian pengaruh pendidikan Al-Qur’an terhadap perkembangan anak secara kognitif ialah mempengaruhi daya ingat, pemahaman dan pemecahan masalah anak-anak. Jika ditinjau secara afektif pendidikan Al-Qur’an akan berpengaruh terhadapa kondisi moralnya, sehingga anak akan mampu berorientasi sebagaimana seseorang harus bersikap, dan anak akan terbiasa berperilaku sosial yang baik, diantaranya :

  1. Tebiasa mengucapkan perkataan yang baik
  2. Berprilaku yang baik
  3. Mengetahui hal-hal yang baik dan buruk
  4. Bersikap ramah dan sopan santu terhadap orang-orang disekitarnya
  5. Saling menghormati
  6. Menjaga kebersihan diri

 

Selain mengajarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an dengan menghafal, mendengarkan, memperkenalkan juga mengajarkan hukum-hukum Al-Qur’an dan maknanya karena keduanya sama pentingnya. Keduannya merupakan satu rangkaian yang tidak dapat terpisahkan sehingga materi tersebut penting untuk dipelajari agar anak-anak bisa memahaminya lebih jelas. Maka dari itu mengajarkan Al-Qur’an bukan hanya bacaan tetapi juga hukum-hukumnya dan maknanya, adapun cara mengajarkannya, diantaranya :

  1. Mengajarkan tajwid, yang didasarkan pada hukum bacaan yang disusun oleh ulama, dan ini tidak bisa ditinggalkan karena membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah ilmu tajwid bahkan dapat membantu anak-anak dapat membaca Al-Qur’an denagn benar.
  2. Mengajarkan Al-Qur’an dilakukan dengan bertatap muka secara langsung, agar mengajarkannya bisa mengetahui salah dan benar, bahkan bisa dilakukan dengan menirukan apa yang diucapkan, dengan itu anak-anak akan dapat menirukannya.

 

Maka dari itu perbanyaklah untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada sesama umat Islam, agar mendapatkan Ridho dari Allah Swt. Megajarkan Al-Qur’an juga merupakan perbuatan yang mulia karena bisa menyalurkan ilmu yang dimilikinya dengan orang lain sehingga bisa membantu daya ingat yang mengajarinya, dan itu juga akan menambah pengetahuan-pengetahuan yang belum dimilikinya.

 

 

Sumber : https://www.kompasiana.com/

Pengumuman Terbaru

Penerimaan Santri TPA Annahl TA. 2018/2019

Kalender Akaedmik Bulan Mei 2018

Arsip

Kategori Artikel